Ilmu Alamiah Dasar
PENGERTIAN ILMU ALAMIAH DASAR
Secara umum, Ilmu Alamiah Dasar adalah pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta termasuk dimuka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip.
Menurut para ahli ;
Menurut Maskoeri Jasin, Ilmu Alamiah merupakan kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis yang artinya kegiatan manusia yang tiada hentinya dari hasil percobaan akan menghasilkan konsep. ( Maskoeri Jasin : Ilmu Alamiah Dasar )
Menurut H. W. Fowler, Ilmu Alamiah Dasar adalah ilmu yang sistematis dan dirumuskan, yang berhubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan didasarkan terutama atas pengamatan dan induksi. ( H. W. Fowler : Sience In Education )
Menurut H. Abu Ahmadi dan A. Supatmo, Ilmu Alamiah Dasar adalah suatu pengetahuan teori yang diperoleh/disusun dengan cara yang khas-khusus, yaitu melakukan observasi eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori, eksperimentasi, observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara satu dengan cara lainnya. ( H. Abu Ahmadi dan A. Supatmo : SAP Ilmu Alamiah Dasar )
Jadi, menurut saya Ilmu Alamiah Dasar adalah pengetahuan dasar yang mempelajari alam semesta, dan dapat dikatakan sebagai konsep awal terbentuknya ilmu pengetahuan alam.
PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA
Perkembangan alam pikiran manusia bisa dibilang ada 2 macam, yaitu perkembangan alam pikiran manusia sejak lahir hingga akhir hayatnya dan perkembangan alam pikiran manusia sejak zaman purba hingga saat ini. Pengelompokkan perkembangan kecerdasan manusia berdasarkan usia dari bayi hingga dewasa, sebagai berikut :
- Masa Bayi (0-2 tahun)
Masa bayi
menurut psikologi disebut juga sebagai periode sensomotorik. Pada periode ini, perkembangan
kecerdasan bayi sangat cepat. Ia mulai belajar makan, berjalan, berbicara, dan
mengikatkan diri pada orang lain. Dengan gerakan – gerakan anggota tubuhnya,ia
belajar memadukan keterangan – keterangan melalui semua alat inderanya.
- Masa Kanak-Kanak (3-5 tahun)
Masa
kanak – kanak disebut sebagai periode praoperasional, dengan kisaran usia 2 – 7
tahun. Pada periode ini,dorongan keingintahuannya sangat besar, sehingga banyak
yang menyebut masa ini sebagai masa bertanya. Apalagi pada masa ini si anak
sudah memiliki keterampilan berbahasa lisan. Namun, pada masa ini pengungkapannya
sering menggunakan lambang– lambang,seperti bermain mobil dengan garasinya
menggunakan kotak kosong.
- Masa Usia Sekolah (6-12 tahun)
Masa ini disebut juga sebagai
periode operasional nyata,dengan kisaran usia 7-11 tahun. Pada periode ini,anak
sangat aktif, ditandai dengan perkembangan fisik, dan motorik yang baik. Para
ahli psikologi menyebut juga masa ini sebagai “masa tenang”, karena proses
perkembangan emosional si anak telah mendapatkan kepuasan maksimal sesuai
dengan kemampuan individu. Perolehan
pengetahuannya masih dengan induksi (pengamatan dan percobaan), walaupun sudah
dimulai dengan menggunakan penalaran dan logika.
- Masa Remaja (13-20 tahun)
Periode
ini merupakan masa pertentangan (konflik), baik dengan dirinya sendiri maupun
dengan orang dewasa. Mereka berusaha mengekspresikan dirinya sebagai orang
dewasa,padahal secara fisik, mental, dan emosional belum mampu menggunakan
nalar serta berhipotesis.
- Masa Dewasa (>20 tahun)
Masa
dewasa ini ditandai dengan kemampuan individu untuk berdiri sendiri. Mereka
mampu mengendalikan perilakunya dengan baik, menempatkan dirinya sebagai
anggota dalam kelompok serta merupakan individu yang bertanggung
jawab.
CARA MANUSIA MEMUASKAN RASA KEINGINTAHUANNYA
Dengan pikiran, manusia dapat berpikir tentang segala hal bahkan sesuatu yang belum diketahui arti atau maknanya. Dari situlah ada rasa ingin tahu, tetapi bagaimana rasa keingintahuan itu muncul?
Rasa
ingin tahu muncul karna adanya rasa penasaran. Rasa penasaran inilah yang
membuat manusia selalu ingin mendapatkan jawaban atas apa yang ia tidak ketahui
sebelumnya. Manusia berusaha mencari jawaban atas berbagai pertanyaan itu. Dari dorongan
ingin tahu manusia berusaha mendapatkan pengetahuan mengenai hal yang
dipertanyakannya.
Manusia
akan terus menerus mencari jawaban atas apa yang ia tidak ketahui sebelumnya
sampai ia mendapatkan hasil yang konkret dari apa yang ia tidak ketahui itu.
Hal
yang pertama dilakukan manusia untuk memuaskan keingintahuannya adalah
bertanya. Berbagai jenis pertanyaan dilontarkan manusia. Dimulai dengan
bagaimana, apa, siapa, mengapa, dimana, dan kapan. Jika merasa tidak puas
dengan jawaban tersebut selain dengan bertanya, untuk memuaskan
keingintahuannya manusia dapat mencari dari berbagai sumber dan media-media
sosial yang telah tersedia. Sumber tersebut antara lain buku-buku, koran,
majalah, bahkan sesuatu yang sangat global seperti internet. Manusia
terus-menerus mencari jawaban dari apa yang iya tidak ketahui itu. Selain
dengan sumber atau media yang ada, untuk memuaskan rasa keingintahuan kita,
kita dapat melalukan berbagai macam metode seperti; observasi, eksperimen,
ilmiah dsb. Segala macam jawaban dapat disatukan dengan jawaban-jawaban lain
sehinga dapat di tarik kesimpulan. Hasil dari kesimpulan tersebut bersifat
pasti dan konkret.
MITOS, LEGENDA, DAN CERITA RAKYAT
MITOS
Mitos (Bahasa Yunani mythos , Bahasa Belanda mythe) adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk didalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh penganutnya.
Contohnya,
-Kalau nyapu harus sampai tuntas jangan dikumpulin dipojokan, nanti biar rejekinya lancar.
-Kalau nyapu harus sampai tuntas jangan dikumpulin dipojokan, nanti biar rejekinya lancar.
-Perawan jangan duduk didepan pintu, nanti jodohnya susah.
-Waktu magrib jangan main, nanti diculik kalong wewe.
-Kalau mencium wangi bunga melati, bertanda ada kuntilanak.
-Jangan main petak umpet malam-malam, nanti diculik setan.
-DLL.
LEGENDA

Legenda (Bahasa Latin legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi atau asal mula sesuatu itu terjadi.
Contohnya,
-Sangkuriang dari Jawa Barat, berkisah tentang terciptanya Gunung Tangkuban Parahu.
-Malin Kundang dari Sumatra Barat, berkisah anak durhaka yang dikutuk menjadi batu oleh ibunya, karena tidak mengakui ibunya sendiri.
-Timun Mas dari Jawa Barat, berkisah seorang gadis pemberani yang bertahan dan melarikan diri dari raksasa yang mencoba menangkap dan menikahinya.
-DLL.
CERITA RAKYAT

Cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa.
Contohnya,
-Bawang Merah dan Bawang Putih
-Keong Emas
-Batu Menangis
-Danau Situ Bagendit
-Roro Jonggrang
-Si Pitung
-DLL.
Sumber :
Komentar
Posting Komentar